Ekonomi & Bisnis

Industri furnitur mampu bertahan hadapi pandemi Covid-19

yd
Industri furnitur mampu bertahan hadapi pandemi Covid-19

Hai Kalteng - Salah satu sektor potensial di Indonesia adalah industri furnitur, lantaran didukung ketersediaan sumber daya alam dalam negeri, sehingga di kancah global mampu berdaya saing karena produknya inovatif.

“Industri furnitur sebagai sektor padat karya dan berorientasi ekpsor, juga berperan penting, berkontribusi signfikan terhadap pemulihan ekonomi nasional,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada Pembukaan Pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) Virtual Showroom 2021, Senin.

(Baca Juga : Perkuat promosi pariwisata, Kemenparekraf jalin kerja sama dengan Nestle)

Dalam keterangan persnya menperin mengatakan, triwulan I 2021, kinerja industri furnitur mampu bangkit dan tumbuh positif sebesar 8,04 persen setelah pada periode yang sama tahun lalu mengalami kontraksi 7,28 persen karena dampak pandemi Covid-19.

Selanjutnya, subsektor industri kayu, barang dari kayu, rotan dan furnitur menyumbangkan sebesar 2,60 persen terhadap pertumbuhan kelompok industri agro.

“Artinya, industri furnitur dan kerajinan terbukti memiliki tingkat resiliensi yang tinggi saat pandemi,” paparnya.

Maka untuk lebih memacu produktivitas dan daya saingnya, Kementerian Perindustrian terus menjaga ketersediaan bahan baku dan mendorong pelaku industri furnitur aktif berinovasi. 

“Peluang pasar furnitur dan kerajinan yang terus tumbuh, harus didukung dengan penyediaan faktor-faktor produksi yang utama, antara lain bahan baku, modal, dan tenaga kerja,” jelasnya.

Foto/Sumber: Kemenperin